Danantara akan Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Artha Adventy
24 July 2025 07:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) sedang menyiapkan sejumlah solusi jangka panjang untuk menyelesaikan persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Konsorsium proyek ini diketahui menanggung beban keuangan cukup besar, dan kini masuk dalam daftar prioritas restrukturisasi Danantara.
Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa restrukturisasi KCJB akan dilakukan secara komprehensif tanpa mengganggu kinerja jangka panjang sektor perkeretaapian nasional, khususnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai salah satu anggota konsorsium.
“Kami ingin penyelesaian kali ini bersifat komprehensif dan tidak mengganggu kinerja Kereta Api Indonesia ke depannya,” ujar Dony usai Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR, Rabu (23/7/2025).
Seperti diketahui, konsorsium KCJB melibatkan beberapa BUMN, antara lain PT KAI, PT Wijaya Karya (WIKA), dan PT Jasa Marga. Seluruh entitas ini terlibat dalam pengelolaan dan pendanaan proyek KCJB yang menelan biaya investasi hingga US$7,2 miliar, termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) sekitar US$1,2 miliar.
Biaya tambahan tersebut disebabkan oleh berbagai kendala seperti pembebasan lahan, perubahan desain, serta kompleksitas teknis selama konstruksi.



























