3. Bergabung dengan Forum Global tentang Kelebihan Kapasitas Baja dan mengambil tindakan efektif guna mengatasi kelebihan kapasitas global di sektor baja dan dampaknya.
4. Indonesia dan AS berkomitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan keamanan nasional guna meningkatkan ketahanan dan inovasi rantai pasokan melalui tindakan komplementer untuk mengatasi praktik perdagangan tidak adil negara lain, serta melalui kerja sama dalam pengendalian ekspor, keamanan investasi, dan pemberantasan penghindaran bea masuk.
Keuntungan untuk Amerika Serikat:
1. Indonesia akan menghapuskan sekitar 99% hambatan tarif untuk berbagai macam produk industri, pangan, dan pertanian AS yang diekspor ke Indonesia.
2. Indonesia dan AS akan menegosiasikan aturan fasilitatif terkait keaslian yang memastikan bahwa manfaat perjanjian tersebut terutama dirasakan oleh AS dan Indonesia.
3. Indonesia dan AS akan bekerja sama untuk mengatasi hambatan non-tarif Indonesia yang memengaruhi perdagangan dan investasi bilateral di bidang-bidang prioritas, termasuk membebaskan perusahaan-perusahaan AS dan barang-barang asal dari persyaratan konten lokal.
Indonesia berkomitmen untuk menyederhanakan akses pasar bagi produk-produk asal AS dengan menerima standar keselamatan dan emisi kendaraan AS, sertifikat FDA untuk alat kesehatan dan farmasi, serta menghapus sejumlah persyaratan pelabelan dan izin impor. Selain itu, Indonesia akan menangani isu kekayaan intelektual yang menjadi sorotan AS, menyederhanakan prosedur penilaian kesesuaian, serta menghapus hambatan bagi barang remanufaktur dan inspeksi pra-pengiriman. Langkah-langkah ini akan didukung oleh penerapan praktik regulasi yang lebih transparan dan efisien.
4. Indonesia dan AS juga berkomitmen untuk mengatasi dan mencegah hambatan bagi produk pangan dan pertanian AS di pasar Indonesia, termasuk membebaskan produk pangan dan pertanian AS dari semua rezim perizinan impor, termasuk persyaratan keseimbangan komoditas, memastikan transparansi dan keadilan terkait indikasi geografis.
5. Indonesia telah berkomitmen untuk mengatasi hambatan yang berdampak pada perdagangan, jasa, dan investasi digital. Indonesia akan memberikan kepastian terkait kemampuan untuk mentransfer data pribadi keluar dari wilayahnya ke Amerika Serikat.
6. Indonesia akan menghapus pembatasan ekspor komoditas industri ke Amerika Serikat, termasuk mineral penting.
Selain itu, Amerika Serikat dan Indonesia memperhatikan kesepakatan komersial mendatang antara perusahaan-perusahaan AS dan Indonesia berikut ini:
a. Pengadaan pesawat terbang yang saat ini bernilai US$3,2 miliar.
b. Pembelian produk pertanian, termasuk kedelai, bungkil kedelai, gandum, dan kapas dengan perkiraan nilai total US$4,5 miliar.
c. Pembelian produk energi, termasuk gas minyak cair, minyak mentah, dan bensin, dengan perkiraan nilai US$15 miliar.
"Dalam beberapa minggu mendatang, Amerika Serikat dan Indonesia akan merundingkan dan menyelesaikan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik, menyiapkan Perjanjian untuk ditandatangani, dan melaksanakan formalitas domestik sebelum Perjanjian mulai berlaku."
(lav)































