Bunga SRBI Melandai di 5,8%, Pasar Terbelah Meramal BI Rate
Redaksi
11 July 2025 15:48

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tingkat suku bunga instrumen operasi moneter penarik dana asing jangka pendek alias hot money, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) melanjutkan penurunan dalam empat hajatan lelang berturut-turut.
Penurunan yield SRBI yang hari ini menyentuh level 5,874%, terendah sejak instrumen ini pertama kali diperkenalkan pada September 2023 silam, memperkuat sinyal akan peluang pelonggaran moneter lebih lanjut oleh Bank Indonesia dalam waktu dekat ketika harga surat utang pemerintah juga terus melaju didukung stabilnya kinerja rupiah.
Seperti ditunjukkan data Bloomberg, yield atau tingkat imbal hasil INDOGB tenor 2Y menyentuh level terendah sepanjang tahun di 5,812%.
Penurunan yield mengindikasikan harga obligasi yang melesat karena diburu investor. Bila bunga acuan benar turun, harga obligasi akan makin melesat.
Sedangkan yield 5Y, siang ini bergerak stabil di 6,155%, bersama tenor 10Y yang imbal hasilnya turun sedikit 0,3 bps kini di 6,549%.



























