Logo Bloomberg Technoz

Hermanto menjelaskan, keputusan untuk membawa anak usaha IPO tidak semata didorong oleh target finansial, tetapi juga oleh kesiapan perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan melepas perusahaan ke publik jika dinilai belum siap berkembang.

Terkait waktu pelaksanaan, Hermanto belum memberikan kepastian. Ia memperkirakan proses IPO bisa berlangsung dalam 1 hingga 2 tahun mendatang. 

Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan percepatan jadwal bila ada peluang strategis seperti aksi merger atau akuisisi (M&A) yang mendukung kelayakan IPO.

Dalam proses ekspansi ini, Hermanto juga menekankan pentingnya inovasi dari dalam negeri. Ia mengaku selalu menantang tim R&D perusahaan di bawah Tancorp agar tidak sekadar meniru produk yang sudah ada di pasar.

“Kita harus punya kelebihan. Bukan hanya ATM (amati, tiru, modifikasi), tapi benar-benar menghasilkan inovasi yang punya nilai tambah dan bermanfaat,” tegasnya.

Rencana IPO sektor kimia ini akan menambah portofolio Tancorp di pasar modal. Sebelumnya, grup usaha ini telah tercatat sebagai pemegang saham dalam beberapa emiten, termasuk PT Merry Riana Edukasi Tbk. (MERI), yang baru saja melantai di BEI pada 10 Juli 2025.

(dhf)

No more pages