Logo Bloomberg Technoz

Reli ini menjadi berkah bagi generasi baru para pembuat kesepakatan di Wall Street dan eksekutif perusahaan — yang dipimpin oleh perusahaan treasury kripto — yang menggantungkan harapan pada kenaikan nilai token untuk membuka putaran pendanaan berikutnya.

Grafik kenaikan harga Bitcoin. (Sumber: Bloomberg)

Terobosan Bitcoin, yang didorong oleh permintaan institusional, menjadi validasi terbaru bagi para pendukung kripto, yang langsung bertaruh setelah pemilu November bahwa kepresidenan Trump akan membawa era baru regulasi yang lebih longgar.

Namun, pasar aset digital tetap berada di bawah pengaruh sentimen yang mudah berubah di Wall Street sepanjang tahun yang penuh volatilitas ini.

"Trader harus tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung atau perubahan makroekonomi yang bisa memicu koreksi, tapi untuk saat ini tren tetap bullish," kata Vincent Liu, kepala investasi di perusahaan perdagangan kripto Kronos Research.

Opsi jangka pendek juga mengisyaratkan optimisme. Di bursa kripto Deribit, kontrak bullish yang berakhir pada akhir Juli menunjukkan minat terbuka yang tinggi pada level strike US$115.000 dan US$120.000.

"Pergerakan BTC melewati $112.000 mencerminkan efek gabungan dari aliran dana ETF yang kuat, adopsi institusional yang meningkat, dan latar makro yang menguntungkan," kata Adam Guren, pendiri dan CIO Hunting Hill Global Capital. 

"Dengan kemungkinan pemangkasan suku bunga kembali terbuka dan ketidakstabilan politik yang meningkat secara global, investor mulai beralih ke aset keras, dan Bitcoin mendapat manfaat dari posisinya sebagai ‘emas digital’ sekaligus momentum aset berisiko. Yang membedakan siklus kali ini adalah permintaannya bersifat struktural, teregulasi, dan bertahan lama."

(bbn)

No more pages