Logo Bloomberg Technoz

RI Kena Tarif Trump, ESDM Tegaskan Lobi Impor Migas AS Tak Batal

Mis Fransiska Dewi
08 July 2025 15:37

Oil tanker./Bloomberg-James MacDonald
Oil tanker./Bloomberg-James MacDonald

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pemerintah masih melanjutkan proposal impor migas dari Amerika Serikat (AS), meski Indonesia tetap diganjar tarif resiprokal sebesar 32% per 1 Agustus.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kementeriannya masih akan menunggu negosiasi lanjutan yang akan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Washington D.C. pekan ini.

“Ini kan Pak Menko Perekonomian [Airlangga] kan masih mengupayakan. Jadi kan kita sudah over kan untuk trade balance, itu dari sisi energi kan sekitar US$15 miliar. Jadi ya kita lihat saja itu bagaimana keputusan akhirnya,” kata Yuliot ditemui di sela kegiatan diskusi migas, Selasa (8/7/2025).


“Jadi ya kita tunggu dulu Pak Airlangga [selesai negosiasi dengan AS].” 

Neraca perdagangan Indonesia-Amerika Serikat (AS)./dok. BPS diolah Kemendag, 2025

Ketika impor migas AS tetap dilanjutkan, Yuliot menyebut Indonesia masih bertahan pada rencana untuk membeli minyak mentah atau crude dan gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG).