Logo Bloomberg Technoz

BRICS Tahan Diri Usai Trump Ancam Tambah Tarif 10%

News
07 July 2025 21:20

Foto keluarga di KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu, 6 Juli 2025./Bloomberg-Dado Galdieri
Foto keluarga di KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu, 6 Juli 2025./Bloomberg-Dado Galdieri

Simone Iglesias dan Mirette Magdy- Bloomberg News

Bloomberg, Para pejabat BRICS memilih bersikap hati-hati pada Senin pagi (7/7/2025) usai Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman tarif tambahan 10% terhadap negara-negara yang dianggap menjalankan kebijakan “anti-Amerika.”

Anggota kelompok negara berkembang yang kini berjumlah sepuluh ini enggan menanggapi peringatan Trump soal tambahan tarif 10% saat meninggalkan hotel mereka di Rio de Janeiro menuju hari terakhir KTT BRICS yang dipimpin Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.


Pemimpin Brasil tersebut juga menolak berkomentar kepada wartawan dan menyatakan hanya akan berbicara setelah KTT usai. Penasihat utama kebijakan luar negerinya, Celso Amorim juga menghindari eskalasi dalam tanggapannya.

“Ancaman ini justru menunjukkan perlunya organisasi seperti BRICS yang punya kapasitas untuk bereaksi, bertemu, dan mengambil keputusan,” ujarnya dalam wawancara. Ia menambahkan, BRICS tidak pernah mengancam AS.