Dia menempuh pendidikan sarjana antropologi di Universitas Indonesia (UI), dan lulus tahun 1976. Lalu, meraih gelar master pada 1981 dari Boston University, Amerika Serikat (AS) dan PhD bidang antropologi tahun 1982.
Nurmala sendiri bukan orang baru di dunia diplomasi. Karier diplomatnya dimulai usai dilantik oleh Presiden SBY sebagai Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Argentina, Paraguay, dan Uruguay, yang berkedudukan di Buenos Aires pada 10 Agustus 2010. Masa jabatannya lalu berakhir empat tahun kemudian pada 2014.
Di luar itu, Nurmala pernah mengajar di Fakutas Ilmu Sosial Universitas Indonesia (UI), menjadi peneliti senior di Leknas LIPI, juga peneliti di Center for Policy and Implementation Studies (CPIS).
Ibu dua anak ini juga pernah mengisi posisi sebagai chief editor penerbit buku Yayasan Obor Indonesia dan chief editor majalah ekonomi-politik Jurnal yang diterbitkan oleh Institute for Economic and Financial Research (Ecfin).
Di bidang politik, Nurmala pernah memimpin Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB) sebagai Ketua Umum periode 2007–2011. Dia juga tercatat pernah menjadi Ketua Yayasan Kebun Binatang Ragunan, pendiri Suara Ibu Peduli (SIP), Yayasan Rumah Ibu (anti-KDRT), dan Yasalira (lingkungan).
(ros)































