Logo Bloomberg Technoz

OPEC+ Pertimbangkan Percepat Kenaikan Produksi Minyak

News
05 July 2025 08:00

Gedung kantor pusat OPEC di Wina, Austria./Bloomberg- Andrey Rudakov
Gedung kantor pusat OPEC di Wina, Austria./Bloomberg- Andrey Rudakov

Nayla Razzouk, Salma El Wardany, Fiona MacDonald dan Grant Smith - Bloomberg News

Bloomberg, OPEC+ dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mempercepat peningkatan produksi minyaknya lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya dalam pertemuan virtual pada Sabtu (5/7/2025) ini, menurut sejumlah delegasi.

Selama tiga bulan terakhir, Arab Saudi telah memimpin Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk meningkatkan pasokan sebesar 411.000 barel per hari. Kini, kelompok produsen minyak itu sedang mempertimbangkan kenaikan yang lebih besar untuk bulan Agustus.


Strategi agresif ini — yang memungkinkan OPEC+ merebut kembali pangsa pasar dari produsen non-OPEC+ — dilakukan meski ada risiko terjadinya kelebihan pasokan global yang dapat semakin menekan harga minyak. Penurunan harga baru-baru ini menjadi keuntungan bagi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang memandang harga minyak yang lebih rendah dapat membantu menekan biaya hidup konsumen di tengah tekanan inflasi.

Menurut salah satu delegasi, delapan anggota utama aliansi OPEC+ sedang mempertimbangkan peningkatan produksi lebih dari 500.000 barel per hari. Langkah ini memungkinkan OPEC+ mengembalikan 2,2 juta barel per hari produksi yang sebelumnya dihentikan, paling lambat pada September — lebih cepat dari rencana awal, kata delegasi lain. Para delegasi meminta identitas mereka dirahasiakan karena diskusi tersebut bersifat tertutup.