Logo Bloomberg Technoz

Malaysia Beri Pajak 6% Bagi WNA Berobat, Momentum RI Berbenah

Dinda Decembria
04 July 2025 12:30

Ilustrasi pelayanan kesehatan di rumah sakit. (Envato/halfpoint)
Ilustrasi pelayanan kesehatan di rumah sakit. (Envato/halfpoint)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Diberlakukannya pajak 6% bagi warga negara asing (WNA) yang ingin berobat ke Malaysia, harusnya menjadi momentum bagi pemerintah Indonesia. Dengan memperbaiki layanan hingga bisa menarik kembali masyarakat yang suka berobat ke luar negeri.

“Dengan adanya pengenaan pajak ini, maka pasien 600 ribuan tadi sebagian pasien dari segmen menengah dan pasien kronis dengan kunjungan rutin akan mulai membeli layanan kesehatan dalam negeri karena biayanya lebih efisien,” ujar Pakar Kesehatan yang juga Epidemiolog Dicky Budiman kepada Bloomberg Technoz.

Namun realisasi tersebut, kata Dicky bisa terjadi jika layanan kesehatan Indonesia dapat berbenah dalam kualitas dan citra. Dicky pun menilai peluang ini berpotensi pada layanan fertilitas misalnya soal pengobatan estetika, ortopedi, bedah minimal invasif dengan biaya yang jauh lebih efektif.


Dicky juga menilai bahwa momentum ini juga ideal dalam peningkatan daya saing layanan medis karena investasi bisa dimaksimalkan. Di samping itu juga saat ini Indonesia tengah melakukan pengembangan kluster wisata medis seperti Medan Medical Tourism Board, Bali International Medical Center. 

“Kita bisa memiliki keuntungan bahkan memanfaatkan momentum ini untuk warga negara asing dari ASEAN,”nilai Dicky.