Logo Bloomberg Technoz

Erdogan Serukan Perdamaian Abadi Iran-Israel dan Gaza

Delia Arnindita Larasati
26 June 2025 16:10

Recep Tayyip Erdogan (Dok: Bloomberg)
Recep Tayyip Erdogan (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak agar gencatan senjata antara Israel dan Iran dijadikan permanen, sekaligus menyerukan penghentian total perang di Gaza demi meredakan krisis kemanusiaan yang kian parah. Pernyataan ini ia sampaikan dalam pertemuan puncak NATO yang digelar di Den Haag, Rabu (25/6/2025).

Sebagai anggota NATO, Turki menjadi salah satu negara yang paling vokal mengkritik agresi militer Israel terhadap Hamas di Gaza—wilayah yang kini luluh lantak akibat perang dua tahun terakhir, memaksa jutaan warganya mengungsi.

Ankara juga mengecam keras serangan Israel terhadap Iran, menyebutnya sebagai bentuk “terorisme negara.” Iran, yang berbagi perbatasan sepanjang 560 kilometer dengan Turki, dianggap sebagai titik krusial yang jika tidak dijaga dapat memperbesar risiko konflik di kawasan. Pemerintah Turki menyambut baik tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara.


Dalam KTT NATO, Erdogan mengadakan pertemuan bilateral dengan para pemimpin Eropa seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas ketegangan geopolitik, kerja sama pertahanan, hubungan bilateral, serta relasi dengan Uni Eropa. Ia juga bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada Selasa (24/6/2025) malam.

“Presiden kami menyampaikan bahwa ia menyambut baik gencatan senjata antara Israel dan Iran, bahwa situasi de facto ini harus segera dikonsolidasikan menjadi ketenangan yang berkelanjutan, bahwa krisis kemanusiaan di Gaza terus memburuk, dan bahwa gencatan senjata permanen juga sangat mendesak di sana,” bunyi pernyataan resmi dari kantor Erdogan usai pertemuannya dengan Macron seperti dilaporkan Reuters.