Logo Bloomberg Technoz

Prospek Industri Kecerdasan Buatan Eropa Versi CEO Nvidia Jensen

News
12 June 2025 16:30

Jensen Huang, CEO Nvidia di Konferensi VivaTech 2025. (Nathan Laine/Bloomberg)
Jensen Huang, CEO Nvidia di Konferensi VivaTech 2025. (Nathan Laine/Bloomberg)

Ian King dan Benoit Berthelot-Bloomberg News

Bloomberg, Chief Executive Officer (CEO) Nvidia Corp Jensen Huang memproyeksikan bahwa kapasitas komputasi kecerdasan buatan di Eropa akan meningkat 10 kali lipat dalam 20 ke depan, dengan lebih dari 20 fasilitas AI yang sedang dibangun.

“Eropa kini telah sadar akan pentingnya pabrik-pabrik AI ini,” kata Huang, yang perusahaannya memasok chip untuk hampir semua proyek komputasi AI besar. Beberapa pusat data besar akan memiliki kapasitas lebih dari satu gigawatt (1 GW), yang berpotensi menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia, ujarnya dalam sebuah acara konferensi teknologi VivaTech di Paris.


“Para peneliti, perusahaan startup, kekurangan AI Anda, kekurangan GPU Anda akan segera teratasi,” katanya. “Itu akan datang.”

Eropa memang tertinggal di belakang Amerika Serikat (AS) dalam mengembangkan infrastruktur untuk AI. Eropa belum menyamai pengeluaran yang dilakukan oleh wilayah lain.