Logo Bloomberg Technoz

68% Penduduk RI Miskin, Ini Jurus Pemerintah Tekan Kemiskinan

Dovana Hasiana
11 June 2025 11:00

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai bertemu dengan Prabowo Subianto di Kertanegara, Senin (14/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai bertemu dengan Prabowo Subianto di Kertanegara, Senin (14/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan strategi pemerintah untuk menurunkan tingkat kemiskinan adalah mendorong daya beli serta menyalurkan bantuan sosial (bansos) yang merata dan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan menanggapi laporan terbaru Bank Dunia atau World Bank yang terbit Juni 2025, yakni terkait tingkat kemiskinan Indonesia yang mencapai 68,25% dari populasi pada 2024. Angka ini setara 194,58 juta jiwa penduduk miskin dari total populasi 285,1 juta pada 2024.

"Ya kalau strategi penurunan kita dorong peningkatan daya beli dan juga pembagian bahan sosial yang merata dan tepat sasaran," ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, dikutip Rabu (11/6/2025).


Pada 2025, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun ke kisaran 7%-8%. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan Indonesia adalah 8,57% per September 2024.

Menyitir dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026, pemerintah mengatakan pengentasan kemiskinan terus menjadi salah satu prioirtas utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Secara umum, upaya akselerasi pengentasan kemiskinan ditempuh melalui lima langkah.