Logo Bloomberg Technoz

Trump Sebut Iran Terlalu Banyak Menuntut, Diskusi Nuklir 'Alot'

News
10 June 2025 07:00

Bendera Iran. (Bloomberg)
Bendera Iran. (Bloomberg)

Hadriana Lowenkron - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Donald Trump mengatakan Iran mendesak agar diizinkan untuk memperkaya uranium dalam kesepakatan nuklir potensial dengan AS, sambil menyatakan kekhawatiran bahwa Teheran menginginkan terlalu banyak hal.

"Mereka hanya meminta hal-hal yang tidak bisa Anda lakukan. Mereka tidak ingin menyerahkan apa yang harus mereka serahkan. Anda tahu apa itu. Mereka menginginkan pengayaan. Kami tidak bisa membiarkan pengayaan," kata Trump pada Senin (9/6/2025) dalam acara di Gedung Putih.


Presiden mengatakan akan ada pertemuan lain dengan para negosiator Iran pada Kamis (12/6/2025). Pada konferensi pers, Senin pagi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Teheran akan mengirim tawaran balasan dalam "beberapa hari mendatang" melalui Oman sebagai respons atas proposal AS mengenai program nuklirnya.

"Mereka adalah negosiator yang baik, tetapi mereka keras. Terkadang mereka terlalu keras, itulah masalahnya," imbuh Trump. "Jadi, kami berusaha membuat kesepakatan agar tidak ada kehancuran dan kematian."