Valuta Asia Tersandera Tarif Trump Lagi, Rupiah Offshore Melemah
Redaksi
30 May 2025 14:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mata uang Asia kembali tergulung oleh peningkatan ketidakpastian kebijakan tarif dagang Amerika Serikat (AS) yang telah mengombang-ambingkan pasar global dalam dua hari ini.
Indeks Bloomberg yang mengukur kekuatan mata uang emerging Asia terhadap dolar AS, bergerak di zona merah dan bersiap membukukan penurunan mingguan pertama kali sejak April lalu, akibat tekanan ketidakpastian yang makin besar seputar kebijakan tarif di bawah Pemerintahan Donald Trump.
Won Korea jadi yang terburuk hari ini, dengan melemah hingga 0,77%, bersama ringgit, dolar Singapura, yuan offshore, yuan renminbi, juga rupee dan peso.
Sementara yen masih menguat 0,11%, bersama baht dan dolar Hong Kong.
Bila menilik kinerja mingguan, won keluar sebagai mata uang berkinerja terburuk dengan penurunan nilai sebesar 1,13%. Semua mata uang Asia ambles pekan ini, kecuali dolar Taiwan.
































