Dalam acara tersebut, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kadin Indonesia dan CCCI untuk menjalin kerja sama strategis lintas sektor, memperkuat sinergi, dan membuka peluang investasi baru. Penandatangan MoU dilakukan oleh Anindya Novyan Bakrie selaku Ketua Umum Kadin Indonesia dan Sun Shangbin selaku Ketua CCCI.
Anindya menekankan kerja sama antara Kadin Indonesia dan CCCI akan difokuskan pada berbagai sektor, terutama perdagangan dan investasi.
“Saya bersama Pak Boy, baik dari Kadin maupun KIKT, sepakat untuk mendukung program pemerintah, yaitu MBG, Makanan Bergizi Gratis. Ini menarik karena jumlahnya besar, 80 juta paket untuk anak-anak dan ibu hamil yang akan disajikan setiap hari,” kata Anindya.
Selain itu, Anindya juga menyoroti pentingnya memperkuat hubungan bilateral Indonesia-China yang telah terjalin lama. Menurut dia, hubungan baik kedua negara juga akan mempermudah proses perizinan dan pendanaan.
Ketua KIKT Boy Thohir menambahkan adanya delapan klaster industri yang ditampilkan dalam acara tersebut, menggambarkan potensi kerja sama yang luas.
“Ada robot AI, kereta cepat, pesawat terbang, hilirisasi, kesehatan, pendidikan, dan teknologi lainnya. Ini menunjukkan keseriusan kedua negara dalam memperkuat kerja sama ekonomi dan diplomasi antar-masyarakat,” tandas Boy.
(lav)





























