Malaysia Cabut Omongan Pakai Cip Huawei untuk Proyek AI, Ada Apa?
News
22 May 2025 15:50

Mackenzie Hawkins dan Ram Anand-Bloomberg News
Bloomberg, Malaysia menyatakan akan membangun sistem AI pertama yang didukung oleh chip Huawei Technologies Co, meski kemudian mencabutnya sehari kemudian, menggarisbawahi posisi negara Asia yang rentan dalam perlombaan AI antara Amerika Serikat (AS) dan China.
Wakil Menteri Komunikasi Teo Nie Ching mengatakan dalam sebuah pidato pada hari Senin bahwa negaranya akan menjadi yang pertama untuk mengaktifkan kelas yang tidak ditentukan dari server AI bertenaga GPU Ascend Huawei pada skala nasional.
Malaysia akan menggunakan 3.000 unit produk utama AI Huawei pada tahun 2026, katanya dalam pidato, yang ditinjau oleh Bloomberg News. Perusahaan rintisan asal China, DeepSeek, juga akan menyediakan salah satu model AI-nya untuk negara Asia Tenggara tersebut, terang Teo Nie Ching.
Proyek tersebut =, yang pertama kali dilaporkan oleh media lokal Malaysia-China Insight, melibatkan sebagian kecil dari jumlah chip AI yang dibutuhkan untuk memberi daya pada satu pusat data berukuran sedang. Namun, hal ini menarik perhatian Gedung Putih, yang berupaya mencegah Beijing merebut pasar AI asing.































