Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Melemah Lagi, Tergulung Kekhawatiran Stagflasi AS

Tim Riset Bloomberg Technoz
08 May 2025 09:12

Karyawan merapihkan uang rupiah di salah satu bank di Jakarta, Selasa (16/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang rupiah di salah satu bank di Jakarta, Selasa (16/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah kembali dibuka melemah di pasar spot pagi ini di tengah sentimen pasar yang makin mengkhawatirkan terjadinya stagflasi global, yakni ketika inflasi tetap mengancam di kala laju ekonomi lesu. 

Mengacu data Bloomberg, rupiah dibuka melemah tipis 0,02% di level Rp16.540/US$. Selanjutnya, rupiah langsung merosot menyentuh Rp16.562/US$, mencerminkan pelemahan 0,14%.

Di pasar Asia pagi ini, hampir semua mata uang Asia ambles melawan dolar AS. Ringgit menjadi yang terlemah dengan penurunan nilai 0,61%, won menyusul dengan pelemahan 0,35%, lalu peso 0,31%, baht 0,14%, rupiah juga sama, kemudian yuan Tionglok 0,10%%, dolar Hong Kong 0,05%.


Sedangkan yen Jepang masih menguat terhadap dolar AS 0,19%, bersama dolar Singapura dan dolar Taiwan masing-masing naik 0,02% dan 0,01%. Sementara indeks dolar AS bergerak stabil pagi ini di kisaran 99,68.

Pelemahan rupiah yang makin berlanjut dalam rentang terbatas terjadi di kala laju harga saham di pasar domestik masih melanjutkan reli. IHSG menguat 0,2% pagi ini.