Logo Bloomberg Technoz

Trump Ogah Kurangi Tarif China Demi Buka Negosiasi Dagang

News
08 May 2025 08:20

Presiden AS Donald Trump berpidato setelah diambil sumpah dalam di gedung DPR AS, Senin (20/1/2025). (Kenny Holston/The New York Times/Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump berpidato setelah diambil sumpah dalam di gedung DPR AS, Senin (20/1/2025). (Kenny Holston/The New York Times/Bloomberg)

Skylar Woodhouse dan Akayla Gardner - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Donald Trump mengatakan dia tidak bersedia menurunkan tarif impor dari China terlebih dahulu untuk membuka negosiasi yang lebih substantif dengan Beijing dalam hal perdagangan.

"Tidak," kata Trump pada Rabu ketika ditanya oleh reporter apakah dia terbuka untuk membatalkan bea masuk sebesar 145% atas impor China untuk membawa negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu ke meja perundingan.


Pernyataan Presiden AS itu disampaikan sebelum Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng pekan ini di Swiss mengenai perang dagang. Trump menyampaikan komentar itu saat menghadiri upacara pelantikan duta besarnya untuk China, David Perdue.

Sikap Trump menggarisbawahi kesenjangan besar antara AS dan China dalam hal perdagangan dan jalan sulit yang mereka hadapi untuk mencapai kesepakatan mengenai tingkat tarif yang lebih rendah.