Diberitakan sebelumnya, Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer akan mulai melakukan negosiasi dagang dengan perwalikan China di Swiss akhir pekan ini. Kabar ini telah dikonfirmasi oleh kedua negara tersebut melalui pernyataan, Selasa (6/5/2025).
Dari China, Wakil Perdana Menteri He Lifeng akan memimpin perundingan pertama tersebut sejak Donald Trump mulai perang dagang kedua dengan Beijing. China diketahui sedang berusaha meredakan ketegangan tarif yang mengancam membahayakan ekonomi global.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump sudah memberi sinyal akan mengurangi tarif impor dari China. Dia juga mengklaim konsumen AS bersedia menerima harga lebih mahal dan lebih sedikit pilihan barang demi menyeimbangkan kembali hubungan dagang dengan Beijing.
Investor miliarder Paul Tudor Jones meramalkan Trump mungkin memangkas bea masuk dari China hingga setengahnya—tetapi memperingatkan langkah itu mungkin belum cukup untuk mencegah kejatuhan pasar saham.
"Trump terpaku pada tarif, The Fed terpaku untuk tidak memangkas bunga acuan," kata Jones, pendiri hedge fund Tudor Investment Corp, berbicara pada CNBC. "Itu tidak baik bagi pasar saham."
Meski begitu, Bloomberg News melaporkan bahwa pekan ini, Trump menegaskan AS "tidak kehilangan apa pun" meski tidak berdagang dengan China.
(ros)




























