Selain itu, tenaga kerja yang terlibat adalah 1,32 juta orang pada 2026, meningkat dibandingkan dengan 1,03 juta orang pada 2025. Selain itu, penurunan kemiskinan adalah 0,38 poin persentase pada 2026, meningkat dibandingkan dengan 0,27 poin persentase pada 2025.
"Anggaran awal Rp 71 triliun, ini akan terus menignkat. Sehingga diharapkan di akhir 2025, coverage mencapai 82,9 juta pelajar, ibu hamil menyusui dan balita. Kita harapkan, kalau target 82,9 juta tercapai, tentunya kita harapkan untuk meningkatkan kualitasnya," ujar Rofyanto dalam agenda Rakorbangpus 2025 dan Kick Off Meeting Penyusunan RKP 2026 secara virtual pada Senin (5/5/2025).
Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengamini pagu indikatif dari MBG bakal meningkat menjadi Rp268 triliun pada 2026.
"Pagu indikatif [Rp268 triliun pada 2026]. [Penerima] tetap 82,9 juta, [pagu meningkat karena] mulainya dari Januari dengan populasi besar," ujar Dadan kepada Bloomberg Technoz, Selasa (6/5/2025).
Dikonfirmasi secara terpisah, Rofyanto mengatakan untuk mencapai target peserta 82,9 juta pelajar, ibu hamil, dan balita, exercise anggarannya adalah Rp268 triliun.
"Untuk anggarannya masih terus diexercise untuk nantinya diusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat," ujar Rofyanto kepada Bloomberg Technoz.
(lav)




























