Prabowo diketahui memberi arahan kepada Direksi BPI Danantara agar berupaya sebaik mungkin dalam menjalankan tugasnya, bahkan dirinya mengancam untuk mengganti direksi yang tidak berprestasi.
Prabowo menjelaskan, dirinya meminta seluruh jajaran direksi Danantara agar bekerja profesional sekaligus melakukan evaluasi kinerja.
“Dievaluasi kinerjanya dan wataknya akhlaknya, dan prestasinya. Kalau dia tidak berprestasi, kalau dia males-malesan, menyalahgunakan wewenang menyalahgunakan fasilitas. Saya minta diganti,” tegas dia.
Rosan menerangkan pengarahan tertutup Prabowo bertujuan mengingatkan agar seluruh pihak di Danantara bekerja bersih. Tidak ada toleransi untuk upaya korupsi di Danantara.
“Untuk memastikan bahwa mereka mempunyai satu pemahaman, satu visi dan misi dengan Danantara dan BUMN lainnya,” jelas Rosan.
Pekerjaan terdekat Danantara, lanjut Rosan, adalah memberikan imbal hasil investasi (return) “dengan tetap mengutamakan good governance.”
-Dengan asistensi Muhammad Fikri dan Whery Enggo Prayogi.

























