Sementara itu, jutaan umat Katolik Roma akan menunggu dengan penuh harap hingga asap putih tradisional — yang menandakan pemilihan paus baru — terlihat di atas Vatikan.
Kardinal-kardinal terkenal yang dianggap sebagai calon potensial termasuk Pietro Parolin, seorang Italia yang menjabat sebagai sekjen Vatikan dan dikenal dengan keterampilan diplomatiknya.
Spekulasi juga berkembang mengenai kemungkinan paus pertama yang lahir di AS, dengan Raymond Leo Burke, mantan uskup agung St. Louis dan kritikus keras Paus Fransiskus, dianggap sebagai pesaing potensial.
Peter Turkson, seorang Ghanaian yang dikenal dengan pandangan relatif liberal tentang keadilan sosial dan hak asasi manusia, juga bisa dipertimbangkan, begitu juga dengan Luis Tagle yang lahir di Filipina, seorang pendukung inklusivitas yang lebih besar.
Namun, berdasarkan preseden sejarah, proses ini kemungkinan akan sangat tidak terduga.
(bbn)





























