Saham-saham Eropa masih cukup jauh dari pemulihan kerugian pada bulan April, karena investor terus mencermati perkembangan kebijakan perdagangan AS, menyusul pengumuman "Hari Pembebasan" oleh Presiden AS Donald Trump. Seiring negara-negara berupaya merundingkan kesepakatan dagang dengan AS, investor berharap sikap Trump bisa melunak dan beberapa tarif tinggi dapat dikurangi.
Sementara itu, tanda-tanda bahwa China mungkin akan memberikan lebih banyak dukungan bagi eksportir yang terdampak tarif AS juga turut mendorong sentimen pasar. Para pelaku pasar memperkirakan Bank Sentral Eropa akan melonggarkan kebijakan lebih lanjut untuk melindungi ekonomi dari dampak tarif AS.
Aneeka Gupta, kepala riset makroekonomi di Wisdomtree UK Ltd, mencatat bahwa kenaikan pasar Eropa pekan lalu didorong oleh tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan serta kejutan positif dari laporan laba kuartal pertama.
“Kerangka tarif yang lebih luas tetap menjadi hambatan utama,” kata Gupta.
“Seiring berjalannya musim laporan laba, kejelasan dalam negosiasi atau arah tarif akan sangat menentukan kinerja eksportir Eropa dan saham siklikal.”
Investor juga akan menantikan pembaruan dari produsen peralatan listrik Schneider Electric SE dan operator bursa Jerman, Deutsche Boerse AG, setelah penutupan perdagangan.
(bbn)






























