Logo Bloomberg Technoz

PGEO Terbitkan Green Bond Rp1 T, Oversubscribe 8,25 Kali

News
22 May 2023 19:01

PLTP Kamojang yang dioperasikan PT Pertamina Geothermal Energy di Garut, Rabu (17/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
PLTP Kamojang yang dioperasikan PT Pertamina Geothermal Energy di Garut, Rabu (17/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten energi PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) meraup dana US$400 juta atau setara Rp 1 triliun dari penerbitan obligasi berwawasan hijau (green bond) di pasar global.

Penerbitan green bond ini merupakan upaya Perseroan dalam mendukung prinsip keberlanjutan melalui ekonomi hijau.

Green bond PGE berhasil meraup US$400 juta pada tanggal 27 April 2023. Dana tersebut akan digunakan oleh Perseroan untuk membiayai kembali (refinancing) proyek-proyek pengembangan sumber daya geothermal yang telah dilakukan, dengan tujuan menyediakan akses energi bersih dan ramah lingkungan yang andal dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Green bond PGE menjadi bond premium di pasar sekunder yang tercatat di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST) atau Bursa Efek Singapura. Tingkat bunga yang diperoleh dari green bond PGE sangat kompetitif, yaitu sebesar 5,15%. Persentase ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis PGE.

Direktur Keuangan PGEO Nelwin Aldriansyah mengungkapkan dari nilai penerbitan green bond ini, PGEO mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 8,25 kali lipat, atau senilai US$3,3 miliar.