Logo Bloomberg Technoz

Yield SUN Naik, Sinyal Pasar Antisipasi BI Rate 6%?

Redaksi
20 July 2026 12:36

Ilustrasi Surat Utang (Diolah)
Ilustrasi Surat Utang (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mayoritas yield Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan Senin (20/7/2026) siang, mencerminkan adanya tekanan jual di pasar obligasi domestik.

Melansir data Bloomberg, kenaikan yield terjadi pada hampir semua tenor, dengan tekanan terbesar pada tenor pendek hingga menengah. Tertinggi, yield SUN 4 tahun melonjak 8 basis poin (bps) menjadi 7,27%, disusul tenor 5 tahun naik 4,7 bps ke level 7,25%.

Sementera itu, yield tenor acuan 10 tahun naik lebih terbatas 2,1 bps menjadi 7,27%. 

Yield SUN, Senin (20/7/2026). (Bloomberg)

Kenaikan yield siang ini bisa dikatakan masih moderat, dan menunjukkan aksi jual belum mengarah pada pelepasan aset secara besar-besaran (sell-off). Sepertinya, pelaku pasar sedang menyesuaikan posisi menjelang berbagai sentimen penting yang akan menentukan arah pasar dalam beberapa hari ke depan. 

Jika dicermati, maka tekanan paling besar cenderung terjadi pada tenor 1 hingga 6 tahun, yang selama ini dikenal paling sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga Bank Indonesia (BI).