Padahal, pada 10 Maret 2025, nama Djoni belum muncul dalam daftar pemegang saham MENN berdasarkan data KSEI.
Tidak banyak informasi mengenai investor misterius Djoni. Hanya ada alamat dari data KSEI yang menunjukkan Djoni berdomisili di wilayah Jambi.
Djoni menggunakan Mandiri Sekuritas dalam setiap transaksinya.
Nama Djoni pertama kalinya muncul sebagai pemegang saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge sejak 20 Januari 2025.
Sebulan berselang, Djoni mengakumulasi 70 juta saham saham perusahaan jasa penyediaan layanan internet PT Remala Abadi Tbk (DATA), setara dengan 5,09%.
Manuver Djoni tak berhenti begitu saja. Pada 4 Maret 2025, ia juga memborong 350 juta saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), perusahaan properti dan perhotelan milik pengusaha nasional Happy Hapsoro. Kepemilikannya di MINA pun mencapai 5,33%.
(red)




























