Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Bersiap Fluktuatif, Dipicu Sinyal Keringanan Tarif AS

News
05 March 2025 07:06

Bursa saham Asia. (Bloomberg)
Bursa saham Asia. (Bloomberg)

Rob Verdonck - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia bersiap mengalami volatilitas lebih tinggi setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick memberi sinyal, Pemerintahan Donald Trump mungkin akan mencabut beberapa tarif yang memicu aksi jual global di pasar.

Saham berjangka di Sydney dan Tokyo anjlok, sedangkan di Hong Kong melesat, menyusul kekacauan pada Selasa (4/3/2025) yang membuat indeks global mendekati level awal tahun ini.


Sementara S&P 500 ditutup turun 1,2%, saham-saham AS menguat pada akhir perdagangan setelah Lutnick mengisyaratkan kompromi dengan Kanada dan Meksiko, beberapa jam setelah AS memberlakukan tarif baru terbesar dalam hampir seabad pada barang-barang dari negara tetangganya dan China.

Saham global di ambang menghapus keuntungan 2025. (Bloomberg)

Pergerakan panik menghantam pasar sepanjang Selasa karena sentimen berubah dengan cepat di tengah ketidakpastian seputar perang dagang Presiden Donald Trump. Saham-saham AS sangat fluktuatif, awalnya jatuh, kemudian pulih, dan jatuh lagi di akhir sesi.