Logo Bloomberg Technoz

"Kita bisa buat itu double. Ini akan [diingat] sepanjang sejarah Indonesia dengan apa yang Bapak [Gubernur Bank Indonesia] lakukan. Kita bisa membuat rumah subsidi bagi rakyat kita di tahun ini bisa meningkat luar biasa," terang Ara.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Indonesia sendiri telah berkomitmen untuk membantu program 3 juta rumah, dengan memberikan insentif likuiditas makroprudensial (KLM).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pemberian insentif tersebut akan dilakukan melalui perbankan, baik himpunan bank negara (himbara) atau swasta yang menyalurkan kredit perumahan.


"Dari hasil diskusi ini kami akan naik secara bertahap menjadi Rp80 triliun untuk mendukung program perumahan ini,” ujar Perry.

Perry memandang bahwa program perumahan tersebut juga akan menciptakan lapangan pekerjaan, di mana akan dapat menarik sektor lain, seperti bahan bangunan, semen, hingga besi.

"Perumahan butuh semen, butuh batu-bata, besi dan menciptakan lapangan kerja."

(wep)

No more pages