Logo Bloomberg Technoz

Warga Masih Hati-hati Belanja, Perekonomian Inggris Mundur

News
12 May 2023 19:20

Inggris (Sumber: Bloomberg)
Inggris (Sumber: Bloomberg)

Tom Rees dan Philip Aldrick - Bloomberg News

Bloomberg, Perekonomian Inggris menyusut pada Maret lantaran masyarakat berhati-hati dalam berbelanja dan mogok kerja yang melanda aktivitas di berbagai sektor usaha.

Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris melaporkan Jumat (12/05/2023) bahwa angka poduk domestik bruto (PDB) mereka turun 0,3% pada Maret. Para ekonom tidak memperkirakan penurunan tersebut. Dengan demikian, pertumbuhan PDB kuartal pertama Inggris sebesar 0,1% seperti yang tercatat dalam tiga bulan terakhir tahun lalu. 

Inggris dibandingkan dengan G7 lainnya (Sumber: Bloomberg)

Angka-angka tersebut meredam optimisme bahwa ekonomi  Inggris mulai mendapatkan momentum. Inflasi yang melonjak dan kenaikan suku bunga telah mengikis daya beli konsumen dan membuat Inggris berada di bawah di antara negara-negara G-7 sejak pandemi. 

“Kami berada dalam periode hampir tidak ada pertumbuhan,” kata David Bharier, kepala penelitian di Kamar Dagang Inggris. “Masalah inti yang memengaruhi bisnis Inggris, seperti inflasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, guncangan harga energi, dan rekor ketatnya pasar tenaga kerja, belum hilang.”