Goldman memperkirakan imigran tak berizin berjumlah sekitar 5% dari total tenaga kerja, yang meningkat menjadi seperlima di industri-industri tertentu seperti lansekap dan jasa konstruksi.
"Kehilangan para pekerja ini secara tiba-tiba bisa sangat mengganggu banyak industri dan memiliki dampak inflasi yang lebih besar," tulis para analis.
Imigrasi telah mendukung pertumbuhan yang luar biasa di pasar tenaga kerja AS, setelah lebih dari 5 juta pekerja asing bergabung dengan kelompok tenaga kerja dalam lima tahun terakhir, dan membantu meningkatkan gaji. Menurut Goldman, ke depannya, dampak tersebut akan berkurang.
(bbn)
No more pages






























