Harga Minyak Stabil di Tengah Gejolak Tarif & Pasar Global
News
28 January 2025 07:20

Yongchang Chin - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah stabil pada Selasa (27/01/2025) setelah sempat anjlok 2% pada awal pekan ini. Para pelaku pasar masih mencermati potensi penerapan tarif oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi global dan perdagangan.
Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas US$73 per barel setelah melemah pada Senin (26/01/2025), sementara Brent ditutup di atas US$77 per barel. Trump menyatakan rencana untuk memberlakukan tarif pada negara-negara yang dianggap merugikan AS, dengan menyebut baja, aluminium, dan tembaga sebagai komoditas yang berpotensi terkena dampak. Selain itu, menurut laporan Financial Times, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mendukung penerapan tarif universal sebesar 2,5% pada seluruh impor AS.
Di Kanada, Perdana Menteri Alberta Danielle Smith memperingatkan bahwa negara tersebut harus bersiap menghadapi tarif AS mulai 1 Februari.
Perdagangan minyak mentah di awal tahun ini penuh gejolak. Harga sempat naik tajam akibat cuaca dingin dan paket sanksi mengejutkan terhadap energi Rusia yang diumumkan oleh pemerintahan Biden menjelang masa jabatannya berakhir. Namun, sebagian besar kenaikan tersebut terkikis setelah Trump mulai menjabat. Penurunan harga pada Senin dipicu oleh perselisihan tarif singkat antara AS dan Kolombia, serta efek domino dari aksi jual di pasar yang lebih luas.
































