“Atas nama Kementerian P2MI, saya mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang pekerja migran kita. Kami juga mendoakan agar empat korban lainnya segera pulih,” ujar Christina.
Disebutkan tiga korban saat ini dirawat di fasilitas kesehatan berbeda di daerah tersebut, sementara satu korban lainnya berada di rumah sakit dekat Tanjung Rhu.
Kementerian P2MI juga berkomitmen memberikan bantuan kepada keluarga korban, termasuk bantuan hukum dan pemulangan jenazah pekerja migran yang meninggal dunia.
“Kami mendorong diadakannya pertemuan dengan pemerintah Malaysia untuk membahas langkah-langkah pencegahan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Penanganan pekerja migran Indonesia harus dilakukan secara manusiawi, terlepas dari status mereka yang unprocedural atau ilegal,” kata Christina.
(dec)































