Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, kenaikan harga CPO juga dipicu oleh dinamika harga minyak nabati lainnya. Kemarin, harga minyak kedelai di bursa Dalian (China) bertambah 1,73%. Sementara di Chicago Board of Trade (Amerika Serikat/AS) menguat 1,32%.

Sedangkan harga minyak biji bunga matahari naik 0,83%. Saat harga minyak nabati pesaing makin mahal, maka keuntungan menggunakan CPO akan meningkat. Sebab, berbagai komoditas ini bisa saling menggantikan.

Ilustrasi Kebun Kelapa Sawit (bpdp.or.id)

Analisis Teknikal

Lalu bagaimana ‘ramalan’ harga CPO untuk hari ini? Apakah bisa naik 4 hari tanpa putus?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih terjebak di zona bearish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 37. RSI di bawah 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Adapun indikator Stochastic RSI ada di 28. Juga menghuni area jual (short).

Namun, harga CPO sepertinya masih berpeluang naik. Target resisten terdekat adalah MYR 4.305/ton yang menjadi Moving Average (MA) 10. Jika tertembus, maka MYR 4.377/ton yang merupakan MA-20 bisa menjadi target berikutnya.

Kemudian target support terdekat ada di MYR 4.144/ton. Penembusan di titik ini bisa menyebabkan harga CPO terseret turun menuju MYR 4.137/ton.

(aji)

No more pages