Logo Bloomberg Technoz

Melemah 2% hingga Keluar dari 7.000, IHSG Terburuk di Bursa Asia

Muhammad Julian Fadli
30 April 2026 17:20

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini di zona merah. Terlebih pelemahan IHSG menjadi yang paling dalam di Bursa Asia. 

Pada Kamis (30/4/2026), IHSG ditutup di posisi 6.956 pada penutupan perdagangan. Melemah 2,03% dibanding penutupan hari sebelumnya.

IHSG Penutupan Sesi II pada Kamis 30 April 2026 (Bloomberg)

Posisi terendah IHSG hari ini sempat menyentuh 6.876 sedang tertinggi terjadi sesaat 7.109. Volume perdagangan tercatat melibatkan 48,19 miliar saham yang amat didominasi manuver penjualan. Dengan nilai perdagangan mencapai Rp21,87 triliun, dan frekuensi 2,66 juta kali jual–beli.


Saham–saham perindustrian, saham infrastruktur, dan saham barang baku jadi yang terlemah hari ini jatuh 2,95%, 2,92%, dan 2,91%. Disusul oleh saham konsumen primer yang drop 2,18% dan saham properti melemah 2,18%.

Sejumlah saham melemah hingga menjadi top losers, saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) yang amblas 14,91%, saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) jatuh 14,53%, dan saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) drop 12,95%.