Logo Bloomberg Technoz

Piala Dunia U-20

U-20 Terancam Batal, Sanksi dan Kerugian Ekonomi Menghantui

Sultan Ibnu Affan
28 March 2023 06:43

U-20 FIFA World Cup. (Dok. Fifa)
U-20 FIFA World Cup. (Dok. Fifa)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pembatalan drawing Piala Dunia U-20 di Bali berujung pada ketidakpastian apakah Piala Dunia untuk kelompok umur tersebut kini akan tetap diselenggarakan di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni 2023 mendatang. Sedianya sudah ada 6 stadion yang akan menjadi tempat laga yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Stadion Gelora Bung Tomo, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan Solo, Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dan Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.

Namun penolakan terhadap tim kelompok umur U-20 Israel menyebabkan undian alias drawing U-20 yang seharusnya berlangsung di Bali dibatalkan. FIFA mendengarkan penolakan yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster yang merupakan kader PDI Perjuangan tersebut dan kemudian membatalkan drawing.

Padahal sebelumnya Wayan Koster sebagaimana keterangan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah menandatangani Government Guarantee untuk menjadi salah satu tempat penyelenggara Piala Dunia U-20. Namun hitungan pekan menuju acara besar itu, Koster menolak pengadaan drawing di Bali.

Menurut saya penolakan ini terlambat karena seharusnya penolakan ini harus disuarakan sejak awal pemerintah ikut bidding

Ketua Komisi X Syaiful Huda

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengatakan, pada akhirnya PSSI harus mengantisipasi kemungkinan terburuk. Sanksi hingga pengucilan Indonesia di ekosistem sepak bola dunia kini menghantui. PSSI memperkirakan dampak negatifnya tak hanya dalam olahraga juga berikut potensi ekonomi yang akan hilang.

“Kami dari PSSI sedang memikirkan penyelamatan sepak bola Indonesia karena sanksi FIFA bisa mengucilkan sepak bola Indonesia dari dunia,” ujar Arya dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta pada Minggu malam (26/3/2023), disiarkan kanal PSSI.