Logo Bloomberg Technoz

RUU ini mendapat dukungan dari Gedung Putih, meski kampanye pemilihan kembali Presiden Joe Biden mulai mempergunakan platform itu untuk mendapatkan suara dari kaum muda. 

Situasi ini juga menjadi rumit setelah mantan Presiden Trump, pesaing Biden di pilpres tahun ini, menarik dukungan atas larangan TikTok karena akan mempengaruhi anggota senat dari Partai Republik dalam pemungutan suara RUU tersebut. 

1. Perbedaan TikTok dari media sosial lain

Seluruh platform sosial media mengumpulkan data pengguna. Tetapi TikTok dipandang paling canggih, dan sangat efektif dalam mempelajari ketertarikan pengguna. Hal ini diambil berdasarkan seberapa lama pengguna menghabiskan waktu di satu video dan apakah pengguna menyukai, menyebarkan atau memberi komentar pada video itu. 

Langkah ini membuat alogaritma TIkTok mengirim lebih banyak video yang berhubungan dengan ketertarikan pengguna itu dalam sistem yang disebut "For You Page". 

Aliran berbagai konten yang disesuaikan dengan ketertarikan pengguna ini bisa memabukkan sehingga sulit untuk berhenti menjelajahinya. 

Survey dari Pew Research Center pada 2020 menemukan bahwa dua pertiga remaja Amerika mempergunakan TikTok setiap hari dan 16% diantaranya menyatakan hampir selalu mempergunakan plaftorm ini. 

2. Kekhawatiran utama akan TikTok

Kekhawatiran terkait keamanan nasional melibatkan skenario di mana pemerintah China memanfaatkan pengaruhnya ke ByteDance untuk membuat TikTok menjadi satu alat yang akan menyerang kepentingan Amerika mealui cara seperti:

  •  Pengumpulan data. Selain mengolah ketertarikan pengguna, TikTok juga mengetahui alamat IP pengguna. Dan jika diizinkan, bisa mengetahui lokasi pengguna secara akurat dan daftar kontak mereka. Penentang TikTok mengatakan infomasi itu bisa digunakan untuk mengembangakan data warga AS yang terpilih dan bisa menjadi alat untuk memeras mereka.
  • Mata-mata. Perintah Presiden tahun 2020, diterbitkan oleh Donald Trump, memulai pembicaraan kemungkinan China mempergunakan data TikTok untuk "melacak pegawai dan kontraktor pemerintah federal" dan "melakukan kegiatan mata-mata di sektor korporasi."
  • Operasi mempengaruhi. Para pejabat keamanan As khawatir TikTok bisa mencoba membentuk opini masyarakat AS dengan menekankan atau mempromosikan video tertentu secara strategis. Satu pejabat menyebut app itu "kuda Troya" yang bisa memberi kemampuan pada China memanipulasi pemikiran warga AS. 

3. Bukti yang mendukung kekhwatiran AS

Pada Desember 2022, direktur utama ByteDance dan TikTok mengaku bahwa dengan tanpa izin para pegawai ByteDance mengakses alamat IP pengguna Amerika, termasuk wartawan yang menulis artikel kritis tentanga perusahaan ini. Kementerian Kehakiman melakukan investigasi apakah aksi itu bisa dianggap sebagai pengawasan terhadap warga AS. 

Awal 2024, Kantor Direktur Intelijen Nasional mengatakan di laporan tahunan soal ancaman global bahwa China mempergunakan TikTok untuk mensasar "kandidat kedua partai dalam pemilihan paruh waktu AS pada tahun 2022."

4. Tanggapan TikTok

"Saya tegaskan: ByteDance bukan agen China atau negara lain," kata CEO TikTok Shou Chew dalam rapat dengar pendapat dengan panel Kongres AS yang menyelidiki perusahaan itu. TikTok mencatat bahwa Chew tinggal di Singapura, direktur operasinya tinggal di AS dan kepala keamanan dan kepercayaan global TikTok tinggal di Irlandia. 

Chew mengatakan TikTok tidak memiliki ancaman lebih besar dari platform berbagi video milik AS seperti Instagram dan YouTube. Untuk mengatasi kekhawatiran itu, TikTok mengatakan data sensitif pengguna AS dipindah ke server Austin milik Oracle dalam operasi yang dikenal dengan nama Project Texas. TikTok juga mengatakan source code boleh dikaji oleh pihak ketiga. 

5. Kekhawatiran lain atas Tiktok

Seperti kebanyakan platform, batas usia minimun pengguna Tiktok adalah 13 tahun. Muncul kekhawatiran terkait jangka waktu kaum muda menonton video dan apakah konten yang ditonton berdampak pada penilaian terhadap diri mereka, misalnya terkait dengan citra tubuh yang mereka idealkan. 

Pada November 2023, seorang hakim AS memutuskan bahwa TikTok dan platform media soaial lain bisa diadili dalam ratusan klaim di pengadilan federal bahwa mereka bertanggung jawab atas ketagihan kaum muda pada media sosial. Regulator Eropa telah mengenakan denda pada TikTok terkait tuduhan kebocoran dalam melindungi data pribadi anak di bawah umur. 

Pada Juli 2023, pihak berwenang Uni Eropa mengatakan TikTok harus mentaati UU Layanan Digital yang baru diterbitkan yang mengatur keamanan anak di dunia maya dan memoderasi konten. Sejumlah tren TikTok pun terbukti berbahaya. Salah satunya adalah tantangan pingsan yang dikaitkan dengan kematian 20 anak berusia di bawah 15 tahun dalam waktu 18 bulan. 

6. Langkah negara-negara terhadap TikTok

Dengan alasan keamanan nasional, India melarang pengunaan Tiktok dan puluhan app buatan perusahaan China pada 2020. Amerika melarang TikTok diunduh atau digunakan di peralatan milik pemerintah Federal; Inggris, Kanada, Beglia dan Taiwan menerapkan aturan serupa. Negara bagian Montana, AS, menerapkan hukum yang melarang mengunduh TikTok oleh masyarakat yang mulai berlaku awal 2024. Tiktok dengan cepat menentang hukum itu atas dasar asas kebebasan berbicara. 

Pemerintah Biden menekan TikTok agar memisahkan diri dari ByteDance atau dilarang di AS. Biden mengatakan mendukung hukum yang lolos dengan suara 50-0 di komite Energi dan Perdagangan DPR AS. Aturan ini memaksa ByteDance menjual perusahaan itu dalam enam bulan. Jika ByteDance tidak mentaatinya, TikTok akan diblok dari toko-toko aplikasi milik Apple dan Google serta ISP yang ada di AS. 

Aturan tambahan kongres akan diterbitkan dalam beberapa minggu ini, meski RUU ini tidak disponsori oleh anggota Senat dan ditentang oleh Trump yang memiliki pengaruh kuat pada anggota Kongres. Jika aturan ini lolos di tingkat senat, sudah pasti akan ada langkah hukum untuk menentangnya. Biden mengatakan akan mengundangkan aturan ini jika diloloskan oleh Kongres. 


7. Apakah AS bisa melarang satu app?

Tidak ada preseden langsung terkait larangan teknologi konsumen gratis di AS. Langkah ini biasanya lebih mungkin terjadi di China, yang melarang Facebook sejak 2009. Jila larangan di AS ini lolos dari langkah hukum pengadilan, pemerintah bisa mencoba memaksa pemilik toko app untuk mencabut Tiktok dari plaftorm mereka. Dan ini akan menjadi halangan bagi orang untuk menjadi pengguna TikTok baru. Yang akan lebih menantang adalah mencari cara untuk menghentikan pengguna TikTok yang ada menghentikan mengakses platform ini.

(bbn)

No more pages