Logo Bloomberg Technoz

Januari, Ekspor Batu Bara RI Anjlok Hampir 30%

Mis Fransiska Dewi
15 February 2024 11:20

Bongkahan batu bara./Bloomberg-Noriko Hayashi
Bongkahan batu bara./Bloomberg-Noriko Hayashi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data perdagangan internasional Indonesia. Batu bara, yang merupakan salah satu komoditas andalan ekspor, mengalami penurunan yang cukup dalam.

Pada Kamis (15/2/2024), Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari tercatat US$ 20,52 miliar. Turun 8,06% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Untuk ekspor, konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg dengan melibatkan 17 institusi menghasilkan median proyeksi pertumbuhan -2,7% year-on-year (yoy). Meskipun ada kontraksi, tetapi lebih baik ketimbang bulan sebelumnya yang -5.76% yoy.

Sebelumnya, ekspor Indonesia telah mengalami kontraksi selama 7 bulan beruntun. Kontraksi pada Januari membuat penurunan terjadi selama 8 bulan tanpa putus.

Sumber: BPS

Amalia juga memaparkan kinerja ekspor 3 komoditas andalan ekspor Tanah Air, yaitu batu bara, besi dan baja, serta minyak kelapa sawit. "Nilai ekspor 3 komoditas tersebut adalah 33,72% dari total ekspor non-migas Indonesia," ujarnya.

Batu bara menjadi komoditas dengan penurunan ekspor terdalam. Secara bulanan, ekspor si batu hitam anjlok 19,68% dan secara tahunan ambruk 29,76%.

Sementara ekspor besi dan baja, lanjut Amalia, naik secara bulanan maupun tahunan. Masing-masing 1,21% dan 9,62%.

Kemudian ekspor minyak kelapa sawit, tambah Amalia, naik 18,89% secara bulanan. Namun secara tahunan jatuh 11,54%.