Logo Bloomberg Technoz

PDB 2023 Menurut Pengeluaran Tumbuh Positif, Kecuali Impor

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 February 2024 11:30

Ilustrasi Pelabuhan di Korea Selatan (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi Pelabuhan di Korea Selatan (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tumbuh sebesar 5,05%  secara tahunan. Pertumbuhan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali impor yang terkontraksi sebesar 1,65%.

Komponen pengeluaran yang tumbuh signifikan adalah Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,82%, Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,40%.

"Gabungan kedua komponen itu memberikan total kontribusi terhadap PDB sebesar 82,51%," kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Senin (5/2/2024).

Adapun, komponen Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) tumbuh signifikan sebesar 9,82% akibat adanya peningkatan aktivitas persiapan Pemilu 2024, baik dari peserta maupun penyelenggara pemilu, seperti kegiatan sosialisasi dan rakernas.

Jika dilihat sumber pertumbuhan secara kumulatif pada 2023, dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebara 2,55%.