Logo Bloomberg Technoz

Kasus Campak Melonjak 30 Kali Lipat di Eropa, WHO Minta Waspada

News
23 January 2024 20:30

Ilustrasi warga Eropa (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi warga Eropa (Sumber: Bloomberg)

Ashleigh Furlong - Bloomberg News

Bloomberg, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (23/1) mengeluarkan peringatan terkait lonjakan kasus campak yang mengkhawatirkan di Eropa. Kasus meningkat hingga 30 kali lipat dalam kurun waktu 10 bulan saja.

Antara Januari dan Oktober 2023, Eropa melaporkan lebih dari 30.000 kasus campak, dibandingkan dengan hanya 941 kasus sepanjang tahun 2022. Kenaikan yang disertai dengan hampir 21.000 rawat inap dan lima kematian ini, mengancam kemajuan dalam memberantas penyakit tersebut, ungkap WHO.

Rendahnya cakupan vaksinasi menjadi faktor utama. Pandemi turut berkontribusi pada terhambatnya imunisasi anak-anak. WHO menyebutkan, antara tahun 2020 dan 2022, lebih dari 1,8 juta bayi di Eropa melewatkan vaksin campak mereka.

Negara-negara Eropa berusaha mengejar ketertinggalan dengan kampanye imunisasi tambahan. Sebagai contoh, Inggris mengumumkan upaya baru untuk memvaksinasi anak-anak yang sebelumnya melewatkan vaksin campak, gondong, dan rubella.