Logo Bloomberg Technoz

Korban Tewas Gempa Jadi 64 Orang, Jepang Tambah Tim Penyelamat

News
03 January 2024 13:20

Sebuah rumah rusak akibat gempa bumi di Nanao, Prefektur Ishikawa, Jepang, Selasa (2/1/2024). (Soichiro Koriyama/Bloomberg)
Sebuah rumah rusak akibat gempa bumi di Nanao, Prefektur Ishikawa, Jepang, Selasa (2/1/2024). (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Isabel Reynolds dan Takashi Nakamichi - Bloomberg News

Bloomberg, Korban tewas akibat gempa bumi 1 Januari di lepas pantai barat laut Jepang meningkat di atas 60 orang. Pemerintah menggandakan jumlah personel yang dikirim ke daerah-daerah yang terkena dampak untuk meningkatkan operasi penyelamatan.

Jumlah korban jiwa yang dilaporkan mencapai 64 orang, meskipun tingkat kerusakan yang terjadi masih belum jelas, menurut laporan dari Kyodo. Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan bahwa pemerintah akan mengirimkan 2.000 anggota Pasukan Bela Diri untuk membantu upaya penyelamatan, di samping sekitar 2.000 petugas pemadam kebakaran dan 700 polisi yang telah dikerahkan.

"Sekarang adalah saat yang kritis," kata Kishida pada konferensi pers Rabu (3/1/2024). "Kami melakukan segalanya untuk menyelamatkan nyawa."

Sebuah kecelakaan sehari sebelumnya di bandara Haneda Tokyo tidak berdampak pada operasi penyelamatan, kata Kishida. Sebuah pesawat komersial terbakar pada Selasa setelah bertabrakan di landasan pacu dengan pesawat penjaga pantai yang penuh dengan pasokan darurat yang akan dikirimkan kepada para korban gempa. Lima dari enam anggota kru penjaga pantai yang berada dalam penerbangan bantuan tersebut tewas.