Logo Bloomberg Technoz

Basarnas Masih Cari Korban Hilang Banjir Bandang di Luwu

Muhammad Fikri
06 May 2024 09:30

Tim gabungan BNPB dan Basarnas dalam evakuasi korban banjir bandang di Luwu, Sulawesi Selatan. (Dok. BNPB)
Tim gabungan BNPB dan Basarnas dalam evakuasi korban banjir bandang di Luwu, Sulawesi Selatan. (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat ada 12 orang yang menjadi korban dampak bencana alam Banjir Bandang di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Rincian korban tersebut, terdapat 10 korban meninggal dunia, dan 2 korban yang sampai saat ini masih dilakukan proses pencarian.

“Tim SAR gabungan fokus melaksanakan pencarian terhadap dua orang yang hanyut akibat banjir. Ada di dua desa yaitu Desa Poringan dan Desa Kaili, yang merupakan titik hilangnya korban," kata Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar, melalui keterangan tertulis, Senin (6/5/2024).

Mexianus mengatakan bahwa pencarian yang dilakukan oleh Basarnas dibagi menjadi lima Tim Search and Rescue Unit (SRU). Tim SRU pertama melakukan asesmen yang menggunakan drone atau pantauan jalur udara, Tim SRU kedua yang melakukan penyisiran sungai di belakang rumah korban, dan Tim SRU ketiga melakukan penyisiran secara infantri pada sisi kiri dan kanan Sungai Suli.

Tim SRU keempat melakukan pencarian di sekitar titik longsor dekat rumah korban, dan Tim SRU kelima mencari dengan perahu karet di Sungai Suli.

Menurut Mexianus, tim dan masyarakat di lokasi juga mengalami kesulitan jaringan dan sistem komunikasi akibat dampak dari bencana alam tersebut.