Logo Bloomberg Technoz

Pabrik Semikonduktor Belanda Dilarang Ekspor Berefek Panjang

Redaksi
03 January 2024 11:15

Pabrik ASML./dok. Bloomberg
Pabrik ASML./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Upaya cawe-cawe pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk memblokir mesin cip ASML Holding NV ke pasar China menyebabkan saham perusahaan-perusahan produsen di negara tersebut anjlok. Saham ASML dan perusahaan setipe di AS juga turun.

Pada penutupan perdagangan di bursa New York, ASML mencatat pelemahan 5,3% ke posisi US$716,9, Selasa waktu AS. Indeks saham-saham semikonduktor Philadelphina juga turun, secara keseluruhan mencapai 3,7%. Ini menjadi bagian dari penurunan pasar secara luas.

Produsen cip asal China,  Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) juga turun 3% pada perdagangan saham Hong Kong. Hua Hong Semiconductor Ltd turun 2,8%.

Juru bicara Kementerian Luar Neger China menyatakan protes atas aksi pemerintah AS terbaru yang menekan perusahaan Belanda dalam pengiriman beberapa mesin cip, beberapa pekan sebelum larangan ekspor peralatan pembuat cip kelas atas mulai berlaku, dilaporkan Bloomberg News.

Pembatasan akses ke China, menurut juru bicara, sebagai tindakan “hegemoni”. China meminta pemerintah Belanda “menghormati kontrak yang sudah disepakati dan tatanan dunia, untuk menjaga keuntungan bersama kedua negara.”