Logo Bloomberg Technoz

Di Tingkat Konsumen, Harga Beras Melonjak 17% Bulan Lalu

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 January 2024 11:46

Pedagang beras melayani pembeli di Pejaten, Senin (11/9/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pedagang beras melayani pembeli di Pejaten, Senin (11/9/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Beras masih menjadi momok bagi pengendalian inflasi di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, harga komoditas ini naik belasan persen di tingkat konsumen.

Pada Selasa (2/1/2024), Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Desember sebesar 2,61%.

Inflasi tahunan Desember akan sama dengan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd). Jadi, inflasi nasional sepanjang 2023 adalah 2,61%.


Capaian itu lebih rendah dibandingkan 2022 yang sebesar 5,51%. Namun masih lebih tinggi dibandingkan 2021 yang hanya 1,87%.

"Jika dirinci berdasarkan kelompok pengeluaran, tertinggi adalah makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi 6,18% dengan andil 1,6% terhadap inflasi umum. Komoditas yang mengalami inflasi tertinggi adalah beras dengan andil 0,53%," papar Amalia dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta.

Sumber: BPS