Logo Bloomberg Technoz

Tenggat Utang Mendekat, Evergrande Gagal Dapat Dukungan Kreditur

News
28 February 2023 15:22

Pengembang Properti China Evergrande di Nanjing (Sumber: Bloomberg)
Pengembang Properti China Evergrande di Nanjing (Sumber: Bloomberg)

Alice Huang dan Jackie Cai — Bloomberg News 

Bloomberg, Pengembang properti asal China, Evergrande Group, dikabarkan belum mencapai kesepakatan dalam restrukturisasi utang dengan bank kreditur. Upaya itu semestinya dapat menghindari likuidasi aset perusahaan seperti yang diperintahkan oleh pengadilan. 

Sidang pengadilan atas petisi penutupan Evergrande dijadwalkan pada 20 Maret di Hong Kong. Evergrande berharap bisa mengantongi dukungan dari pemegang obligasi pada awal Maret.

Pihak Evergrande sendiri menolak berkomentar ketika ditanya tentang status proposal restrukturisasi tersebut. Penasihat kelompok kreditur ad-hoc, Moelis & Co. dan Kirkland & Ellis LLP juga tidak mau berkomentar.

Rencana restrukturisasi utang Evergrande Group adalah salah satu restrukturisasi terbesar di China. Besarnya utang Evergrande yang hampir mencapai US$60 triliun (Rp914,9 triliun) itu dapat membawa implikasi terhadap sistem keuangan negara.