Logo Bloomberg Technoz

Nasib 3 Kontrak LNG PGAS Habis Kahar Gegara Gunvor

Sultan Ibnu Affan
28 November 2023 19:20

Perusahaan Gas Negara (PGAS). (Dok. PGN)
Perusahaan Gas Negara (PGAS). (Dok. PGN)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) memastikan klaim keadaan kahar atau force majeure akibat kontrak dengan Gunvor Singapore Pte Ltd tidak memengaruhi kesanggupan perseroan dalam memenuhi kontrak gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) dengan kliennya yang lain.

Saat ini PGN memiliki setidaknya tiga kontrak LNG dengan mitra bisnis dari dalam maupun luar negeri. Pertama, kontrak dengan Petronas LNG Ltd untuk jangka waktu 2024—2025. Kedua, kontrak dengan PT Kayan LNG Nusantara untuk rentang 2023—2028. Ketiga, kontrak dengan China National Technical IMP EXP Corp untuk periode 2024—2025.

Akan tetapi, tidak dijelaskan berapa volume LNG yang disepakati untuk masing-masing kontrak tersebut.

Corporate Secretary PGAS Rachmat Hutama mengatakan kontrak dengan Petronas sudah diubah dan dinyatakan kembali (amended and restated contract) dalam rangka menjaga kepentingan perseroan.

“[Untuk kontrak dengan Kayan], sudah dilakukan amandemen 3 LNG SPA antara PGN dan Kayan LNG Nusantara. Pengambilan kargo pertama diestimasi pada pertengahan Desember 2023,” paparnya dalam surat tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (28/11/2023).