Logo Bloomberg Technoz

Penetrasi Perbankan Syariah Indonesia Rendah, BSI Tetap Optimis

Tara Marchelin
17 February 2023 07:34

Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2023 pada 15-16 Februari 2023. (Dok Tara Marchelin)
Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2023 pada 15-16 Februari 2023. (Dok Tara Marchelin)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hery Gunardi, Presiden Direktur PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mengungkapkan bahwa penetrasi bisnis perbankan syariah di Indonesia sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Menurutnya, hal ini kontras dengan demografi masyarakat Indonesia yang mayoritas umat Muslim. 

“Kami melihat penetrasi di bisnis perbankan syariah sangat rendah. Kalau kita lihat pangsa pasar, perbankan syariah di Indonesia di bawah 8%,” kata Hery dalam acara Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2023 di Jakarta.

Bandingkan dengan pangsa pasar perbankan syariah di Malaysia yang lebih dari 30%. Pun demikian dengan Brunei yang mencapai lebih dari 50% atau Uni Emirat Arab lebih dari 60%. “Padahal, Indonesia ini adalah negara dengan penduduk besar. Dari 256 juta penduduk yang dimiliki Indonesia, 80% adalah muslim dan ini besar, bahkan mengalahkan Pakistan dan Turki,” katanya 

Hery mengungkapkan pihaknya menemukan beberapa karakter dari masyarakat Indonesia yang menggunakan produk syariah. Berdasarkan hasil survei BSI tentang preferensi masyarakat terhadap produk bank syariah, sebanyak 21% masyarakat tergolong loyalis produk syariah. Sementara, ada 20% masyarakat yang akan memilih produk dan layanan syariah sepanjang produk dan pricing-nya kompetitif. Meskipun demikian, Hery tidak menjelaskan lebih lanjut hasil survei tersebut. 

Meskipun demikian, Hery mengaku optimis terhadap pertumbuhan bisnis perbankan syariah, khususnya di tengah kondisi perekonomian yang diprediksi tidak sebaik tahun lalu. Namun tetap diperlukan kewaspadaan dalam menghadapi situasi eksternal seperti potensi kenaikan suku bunga dan konflik geopolitik.