Logo Bloomberg Technoz

Pergerakan saham cukup atraktif belakangan. Siendy menjelaskan, kenaikan ini disebabkan sejumlah faktor. Pertama, pergerakan harga minyak yang secara historis selalu mempengaruhi harga saham perseroan.

Pada saat yang bersamaan, Medco Power Global yang merupakan 100% anak usaha MEDC, bersama mitra konsorsiumnya mendapatkan penunjukan secara bersyarat untuk mengimpor 600 megawatt (MW) proyek listrik bertenaga matahari oleh Energy Market Authority of Singapore. Kedua mitra ini adalah, Pacific Colar Energy Ltd. dan Gallant Venture Ltd..

MEDC juga telah menandatangani perjanjian jual beli untuk menjual kepemilikan efektif working interest sebesar 31,88% di sebuah blok minyak di Vietnam. Blok ini dioperasikan oleh Harbour Energy. "Transaksi ini diharapkan bisa dituntaskan pada akhir 2023," ujar Siendy, dikutip Rabu (13/9/2023).

Pada Agustus 2023, MEDC juga telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi 20% non-operating participating interest di aset produksi yang berlokasi di Timur Tengah, dari operator yang akan tetap bertindak sebagai operator dan terus memegang kepemilikan mayoritas participating interest, di aset tersebut serta mengoperasikannya.

Apabila kondisi-kondisi tersebut telah terpenuhi atau dikesampingkan, Perseroan akan melaksanakan kewajiban untuk melakukan keterbukaan informasi pada akhir hari kerja kedua setelah transaksi dinyatakan efektif secara hukum. Transaksi diperkirakan akan dituntaskan pada akhir tahun 2023. 

Faktor lain di luar MEDC turut berpangaruh, yakni pergerakan harga saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). MEDC memiliki kepemilikan 20,92% di saham anak usaha yang berkali-kali cetak rekor ini.

(dhf/hps)

No more pages