Pada perdagangan setelah jam bursa ditutup, saham Amazon.com Inc. merosot seiring dengan melonjaknya pengeluaran perusahaan untuk memenuhi permintaan layanan AI. Sementara itu, proyeksi pendapatan Intel Corp. berada di bawah ekspektasi pasar.
Tidak semua perusahaan teknologi mengalami penurunan, namun kelompok saham yang diuntungkan oleh tren AI justru merosot 2,7%. Sebagai indikasi adanya pergeseran portofolio, lebih dari 400 saham dalam indeks S&P 500 justru mencatatkan kenaikan.
Menurut Chris Larkin dari E*Trade, pergerakan harga pada hari Kamis merupakan gambaran kecil dari kondisi pasar saham sepanjang bulan Oktober, yakni kekhawatiran seputar tren AI menekan sektor teknologi dan layanan komunikasi, sementara sektor-sektor lain relatif tidak terdampak.
Penurunan di sektor teknologi kembali meningkatkan daya tarik obligasi pemerintah AS (Treasuries) sebagai aset aman, dengan obligasi tenor pendek mencatatkan kinerja yang lebih unggul.
Harga minyak sempat fluktuatif seiring dengan upaya para pelaku pasar dalam menafsirkan sinyal yang saling bertentangan mengenai arah strategi militer AS terkait Iran.
Hanya sehari setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, data menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh pada kuartal ketiga dengan laju tercepat dalam setahun terakhir.
Pada saat yang sama, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) — indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed — naik 0,5% pada bulan September, kenaikan bulanan tertinggi dalam enam bulan terakhir.
"Ini merupakan rangkaian data ekonomi kuat lainnya yang menunjukkan tekanan inflasi yang terus berlanjut, serta pertumbuhan yang terbagi antara pengembangan infrastruktur AI dan sektor konsumsi," ujar Ian Lyngen dari BMO Capital Markets.
Menurut Eli Nir dan Oscar Munoz dari TD Securities, meskipun AI tetap menjadi tema utama dalam aktivitas pasar, ketahanan ekonomi secara keseluruhan juga menjadi faktor penting yang patut diperhatikan.
"Jika dikaitkan dengan tekanan inflasi yang dipicu oleh sektor AI, maka jelas mengapa The Fed meningkatkan penilaian pertumbuhannya sekaligus tetap sangat fokus pada mandat pengendalian inflasi mereka," tambah mereka.
(bbn)





























