Logo Bloomberg Technoz

BI Soroti Minimnya Arus Dana Asing yang Jadi Penekan Rupiah

Redaksi
28 October 2026 16:00

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti saat konferensi pers RDG di Gedung Bank Indonesia, Rabu (23/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti saat konferensi pers RDG di Gedung Bank Indonesia, Rabu (23/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti menyoroti rendahnya arus dana asing yang masuk ke pasar Indonesia yang menyebabkan semakin terpuruknya nilai tukar rupiah.

Destry menyebut secara global kondisi imbal hasil yang tinggi dan potensi kenaikan Fed Fund Rate menyebabkan perekonomian dunia memasuki era higher for longer. 

“Tentunya ini kan akan spill over ke negara-negara lain, termasuk negara berkembang yang selama ini kita banyak mendapatkan inflow juga dari negara-negara maju,” kata Destry dalam wawancaranya di Metro TV, Selasa (27/10/2026).


Sehingga, menurut Destry arus dana asing yang masuk ke Indonesia menjadi terbatas, menyebabkan suplai dolar menjadi minim.

“Jadi kalau sudah suplai terbatas, sementara kita punya demand-nya kan tinggi, harga minyaknya naik, berarti kan kita harus punya kebutuhan untuk biaya kebutuhan dolar juga lebih tinggi.